Di Atas Kaisar Yadu
Kebanyakan orang menganggap Kaisar Yadu (玉皇大帝 Yùhuáng Dàdì) menjalankan pemerintahan di surga Tiongkok. Dia tidak. Di atasnya — di atas segalanya — duduklah Tiga Yang Murni (三清 Sānqīng), trinitas tertinggi dalam Daoisme yang mewakili tiga aspek fundamental dari Dao (道 Dào) itu sendiri. Mereka tidak memerintah. Mereka tidak mengeluarkan perintah. Mereka hanya ADA — prinsip kosmis yang memungkinkan pemerintahan, keberadaan, dan realitas.
Jika Kaisar Yadu adalah CEO, maka Tiga Yang Murni adalah hukum fisika. Anda tidak dapat memecat hukum fisika. Anda tidak dapat bernegosiasi dengan mereka. Mereka hanya mendefinisikan kondisi di mana segala sesuatu lainnya beroperasi.
Tiga Dewa
Yuanshi Tianzun (元始天尊 Yuánshǐ Tiānzūn) — Yang Bijak Surgawi dari Awal Primordial
Yang pertama dan tertinggi dari Tiga Yang Murni. Yuanshi Tianzun mewujudkan keadaan sebelum penciptaan — potensi tak terbedakan dan tak terbatas dari mana semua hal muncul. Dia tinggal di Alam Kejernihan Giok (玉清境 Yùqīng Jìng), yang tertinggi dari tiga alam surgawi.
Yuanshi Tianzun digambarkan sebagai sosok tua yang tenang memegang mutiara asal kosmik (混元珠 hùnyuán zhū) atau duduk di atas takhta awan. Ekspresinya selalu tenang hingga mencapai keadaan kosong — sesuai untuk makhluk yang mewakili keadaan sebelum ada sesuatu yang ada untuk dikhawatirkan.
Dalam teologi Daoisme, Yuanshi Tianzun ada sebelum langit, sebelum bumi, sebelum pemisahan yin dan yang. Dia bukan pencipta alam semesta dalam arti Barat — dia adalah syarat yang membuat penciptaan itu mungkin. Perbedaannya halus namun krusial: seorang pencipta bertindak. Yuanshi Tianzun hanya ada, dan dari keberadaan itu, segala sesuatu lainnya terungkap.
Lingbao Tianzun (灵宝天尊 Língbǎo Tiānzūn) — Yang Bijak Surgawi dari Harta Spiritual
Yang kedua dari Tiga Yang Murni mewujudkan naskah suci dan ajaran yang diungkapkan dalam Daoisme. Dia tinggal di Alam Kejernihan Atas (上清境 Shàngqīng Jìng) dan bertanggung jawab untuk transmisi pengetahuan ilahi kepada dunia. Bacaan terkait: Roh-Roh Hewan dan Jalan untuk Menjadi Yaoguai.
Lingbao Tianzun mewakili jembatan antara Dao yang tak terjangkau dan pemahaman manusia. Dao itu sendiri tidak dapat diucapkan — seperti yang dinyatakan dalam baris pertama Dao De Jing (道德经): "Dao yang dapat diucapkan bukanlah Dao yang abadi" (道可道非常道 dào kě dào fēi cháng dào). Tetapi Lingbao Tianzun mengambil kebenaran yang tidak dapat diungkapkan ini dan mentransformasikannya menjadi naskah, ritual, dan praktik yang bisa dikerjakan oleh manusia.
Sekolah Lingbao dalam Daoisme, yang mengembangkan upacara liturgi rumit untuk pembaruan komunitas, mengambil namanya dari dewa ini. Ritual besar mereka, yang disebut jiao (醮) — upacara yang berlangsung selama beberapa hari yang melibatkan nyanyian terkoordinasi, prosesi, dan persembahan — dirancang untuk menghubungkan kembali seluruh komunitas dengan sumber kosmis yang dimediasi oleh Lingbao Tianzun.
Daode Tianzun (道德天尊 Dàodé Tiānzūn) — Yang Bijak Surgawi dari Jalan dan Kebajikannya
Yang ketiga dari Tiga Yang Murni diidentifikasikan dengan Laozi.