Kamu pasti tahu adegannya. Sang pahlawan terjatuh dari tebing, mendarat di lembah tersembunyi, dan menemukan kerangka yang memegang manual seni bela diri yang berisi teknik terkuat di dunia. Ini terjadi begitu sering dalam fiksi wuxia sehingga pembaca Tionghoa memiliki nama untuk itu: 奇遇 (qíyù) — "pertemuan ajaib."
Formula Jatuh dari Tebing
Jatuh dari tebing (坠崖 zhuìyá) adalah alat plot paling andal dalam wuxia. Begini jalannya:
1. Pahlawan dalam bahaya — dikejar musuh, dikhianati sekutu, atau hanya sial secara luar biasa 2. Pahlawan jatuh dari tebing yang seharusnya membunuhnya 3. Pahlawan selamat, biasanya mendarat di air, di sebuah ceruk, atau di gua yang terletak dengan strategis 4. Pahlawan menemukan sesuatu yang luar biasa di tempat tersembunyi ini 5. Pahlawan muncul kembali setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun, sudah berubah
Zhang Wuji (张无忌 Zhāng Wújì) dalam Heaven Sword and Dragon Saber jatuh ke dalam lembah dan menemukan Manual Nine Yang (九阳真经 Jiǔyáng Zhēnjīng) di dalam perut seekor kera putih. Linghu Chong (令狐冲 Lìnghú Chōng) dalam Smiling, Proud Wanderer dipenjara di sebuah gua di bawah tebing dan mempelajari Pedang Sembilan Dugu (独孤九剑 Dúgū Jiǔjiàn) dari seorang guru yang menyendiri. Duan Yu (段誉 Duàn Yù) dalam Demi-Gods and Semi-Devils tersesat ke dalam ruang patung giok dan memperoleh Keterampilan Ilahi Kegelapan Utara (北冥神功 Běimíng Shéngōng).
Pola ini sangat konsisten sampai menjadi bahan lelucon di kalangan pembaca Tionghoa. Ada pepatah: 大难不死,必有后福 (dà nàn bù sǐ, bì yǒu hòufú) — "selamat dari bencana besar pasti mendapatkan berkah di kemudian hari." Dalam wuxia, ini benar-benar terjadi. Semakin parah jatuhnya, semakin baik hadiahnya.
Meminum Hal Aneh
Pahlawan wuxia mengonsumsi zat yang bagi orang biasa bisa membuat mereka ke rumah sakit. Darah ular (蛇血 shéxuè), ginseng ribuan tahun (千年人参 qiānnián rénshēn), buah-buahan misterius yang tumbuh di lembah terlarang, inti makhluk magis — jika sesuatu langka dan menjijikkan, besar kemungkinan pahlawan wuxia sudah memakannya.
Trope ini berakar dari tradisi alkimia Tionghoa. Praktisi Daoisme menghabiskan berabad-abad mencari ramuan keabadian (长生不老药 chángshēng bùlǎo yào), bereksperimen dengan segala hal mulai dari merkuri hingga bubuk giok. Gagasan bahwa mengonsumsi zat yang tepat bisa mengubah tubuh sangat tertanam dalam pemikiran budaya Tionghoa.
Dalam fiksi, zat-zat ini biasanya memiliki salah satu dari tiga fungsi:
| Jenis Zat | Efek | Contoh | |----------------------|-----------------------------------|--------------------------------------------------| | Buah spiritual (灵果 língguǒ) | Peningkatan energi dalam besar | Darah Ular Bodhisattva dalam Return of the Condor Heroes | | Inti binatang (兽丹 shòudān) | Memberi kemampuan seperti hewan | Berbagai novel kultivasi | | Obat kuno (古药 gǔyào) | Menyembuhkan racun atau luka fatal | Bunga salju (雪莲 xuělián) dalam banyak novel | | Pil terlarang (禁丹 jìndān) | Lonjakan kekuatan sementara dengan efek samping berbahaya | Berbagai novel |Kategori “pil terlarang” sangat menarik karena memperkenalkan konsekuensi. Mengambil jalan pintas melalui kimia dibandingkan pelatihan selalu memiliki harga — kecanduan, efek samping jangka pendek, dan kehancuran tubuh.